Kamis, 04 April 2013

Hubungan rpm dan daya (power) - Part 2: Torsi sebagai gaya pada gerak rotasi

Sebelum melangkah kepada perdebatan hubungan rpm dan daya, saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu torsi, karena inilah yang akan membuka gerbang pemahaman hal tersebut.

Dalam tulisan sebuah web (yang sepertinya hasil terjemahan), dijelaskan bahwa informalnya, torsi dapat dipikir sebagai gaya rotasional. Analog rotational dari gaya, masa, dan percepatan adalah torsi, momen inertia dan percepatan angular. Dengan kata lain, torsi bisa dikatakan sebagai kebutuhan gaya pada suatu sistem gerak rotasi.

Jika dirumuskan torsi sama dengan gaya dikalikan dengan jarak dari titik tengah bidang (istilah lainnya lengan gaya). Artinya torsi minimum untuk memutarkan sebuah benda, ada pada ujung benda yang bebas (di mana ujung benda yang bebas merupakan jarak terjauh dari titik tengah benda/jarak terjauh lengan gaya).


Sebagai contoh sederhana, perhatikan pintu sebuah rumah. Anggaplah lebar pintu 0.70 m. Pintu tersebut bisa dibuka jika didorong dengan gaya minimum 10 N pada ujung pintu. Artinya torsi minimum untuk membuka pintu itu sebesar 7 Nm. Bagaimana jika seseorang ingin membuka pintu dengan mendorong bagian tengahnya (bukan mendorong bagian ujung pintu). Tetap saja torsi yang dibutuhkan sebesar 7 Nm, namun karena jarak lengan gaya menjadi 0.35 m (setengah dari lebar pintu), maka gaya minimum yang diberikan harus lebih besar, yaitu menjadi 20 N (agar memenuhi kebutuhan torsi minimum). Maka dari itu mengapa lebih mudah membuka pintu jika didorong dari ujung ketimbang dari tengah.

Lalu, bagaimana kaitan torsi ini dengan Power atau Daya? Insya Allah akan dilanjutkan pada part berikutnya.

referensi : http://juniortune.blogspot.com/2011/05/daya-dan-torsi.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar